| Festival Durian Tiban Lolong |
| Saturday, 14 January 2012 09:50 | |
|
Mengawali tahun 2012 dengan berwisata durian merupakan salah satu pilihan yang tepat bagi para penggemar buah berkulit tebal dan berduri ini. Minggu (8/1) kemarin, desa agrowisata Lolong, Pekalongan, Jawa Tengah mengadakan festival durian bertajuk “Festival Durian Tiban Lolong”. Bagi saya yang juga menggemari durian, ini menjadi pilihan wisata yang tidak akan dilewatkan. Kata orang sambil menyelam minum air. Traveling dan Kuliner pada saat yang bersamaan itu sangat menyenangkan. Sabtu (7/1) sore saya dan teman-teman telah mempersiapkan diri untuk berangkat ke Pekalogan, perjalanan panjang dengan waktu tempuh kurang lebih 6 jam dari Yogyakarta. Rute perjalanan yang ditempuh melalui Magelang ke arah Temanggung kemudian melewati Kendal menuju Pekalongan. Kondisi cuaca malam hari itu sangat kurang nyaman bagi saya dan kawan-kawan seperjalanan, karena selama perjanan, hujan sangat setia menemani kami hingga tiba di Pekalongan. Tiba di Lolong hampir tengah malam, kami di sambut beberapa teman yang lebih dahulu berada di sana yang masih terjaga, sementara yang lainnya telah terlelap terbuai mimpinya masing-masing. Langit mendung menyongsong Minggu pagi di Lolong, matahari masih berselimut awan kelabu kala warga mulai menyibukkan diri dengan aktifitas dan persiapan festival durian di desa agrowisata tersebut. Meskipun mendung menyelimuti desa Lolong pagi itu, tetapi semangat tampak di wajah para warga, demikian pula dengan kami. Bercanda ria bersama sambil menikmati segelas teh manis yang telah disediakan sembari menanti waktu pembukaan festival durian tersebut. Setelah menikmati sarapan ala kadar pagi itu, kami pun menuju arena festival durian tersebut. Tempat diselenggarakannya festival durian merupakan sebuah lapangan, disebelahnya terdapat aliran sungai yang cukup deras dan bersih. Setibanya disana sudah dipenuhi ratusan warga masyarakat dari daerah sekitar maupun wisatawan lokal dari luar daerah Pekalongan, seperti Bandung, Semarang, Jakarta dan daerah lainnya. Untuk memasuki arena festival durian tersebut, terlebih dahulu kita harus membeli tiket masuk seharga Rp 50 ribu, dengan tiket itu kita sudah bisa menikmati durian tiban yang langsung dari kebun durian sepuasnya. Waktu menunjukkan tepat pukul 10.00 WIB ketika festival durian tiban Lolong di buka oleh Bapak Bupati Pekalongan Drs. H. Amat Antono, M.Si. Sebelum membuka festival durian tiban Bupati Pekalongan sempat menyampaikan harapannya agar ditingkatkannya koordinasi antara perangkat desa dengan kelurahan dan kecamatan serta dinas pariwasata dalam menyelenggarakan festival durian ini, sehingga dapat menjadi lahan bagi para warga untuk meningkatkan perekonomian dalam bidang pariwisata. Sesaat setelah dibukanya festival durian tiban Lolong oleh Bapak Amat Antono, para pengunjung yang telah membeli tiket pun mulai mengantri untuk masuk ke arena festival durian yang telah disediakan, dan segera menikmati durian yang telah disediakan oleh panitia festival durian tersebut. Untuk Festival Durian Tiban Lolong tahun 2012 ini, pihak penyelenggara telah mempersiapkan 1200 buah durian yang langsung diambil dari kebun. Tak mau ketinggalan saya dan teman-teman pun juga turut serta dalam festival durian tersebut dan bersama para pengunjung lainnya menyantap durian dengan lahap.
Text : Elisabeth Kumanireng Foto : Benedictus Oktaviantoro
|